Daftar Isi Blog

Perbedaan Virus, Trojan, dan Worm

 

Mungkin kalian sudah tahu arti dari istilah virus, Trojan, maupun dengan Worm? Saya rasa kalian sudah sering mendengar istilah tersebut. Akan tetapi masih banyak yang beranggapan kalo komputer sering error atau rusak pasti disebabkan oleh Virus. Padahal belum tentu itu Virus, Karena bisa juga disebabkan oleh Trojan maupun Worm yang sedang berjalan di computer kita. Karena Virus, Trojan maupun Worm sama-sama bisa mengacaukan system computer kita.


Lalu apa perbedaan Virus, Trojan dan Worm? 



Virus merupakan sebuah kode jahat yang mampu reproduksi dengan cara menginfeksi program lain. biasanya dalam bentuk file executable (.exe), yakni sebuah file aplikasi yang harus dijalankan. Virus biasanya dapat memperlambat performance computer, menyebabkan kerusakan atau menampilkan gambar atau pop-up iklan yang tidak diinginkan.


Trojan merupakan sebuah program yang tidak berbahaya apabila tidak diinstal pada computer kita hehehe..

Trojan biasanya dikemas atau dibuat dengan bentuk sebuah program yang menarik dan gratis (freeware) jadi hati-hati jika teman-teman suka download program gratisan, pastikan di scan dulu dengan Anti Trojan maupun Anti virus sebelum melakukan instalasi.
 

Karena dengan malakukan instalasi sama dengan mejalankan program trojan tersebut, dan menjalankan rutin-rutin perusak yang dapat mendatangkan malapetaka pada komputer. Karena pembuat Trojan bisa mengakses system computer yang terinfeksi dari jarak jauh. Itu sama saja dengan memberikan kunci rumah kita pada orang lain dan itu berarti orang lain bisa berbuat seenaknya pada rumah kita. 



Worm tidak menginfeksi program lain, karena Worm berdiri sendiri dan tidak membutuhkan interaksi terhadap dirinya, seperti di file executable.Umumnya worm tidak merusak, tetapi tetap saja menjengkelkan karena Worm mampu menduplikasi dirinya sendiri di dalam komputer dalam jumlah yang sangat banyak.

Banyak worm yang didesain untuk menyadap alamat email yang tersimpan dan mengirimkannya sendiri ke siapa saja yang tersimpan di daftar contact email.
 

Bagi teman-teman selalu waspada apabila download maupun ketika akan melakukan instalasi software apapun ke dalam computer karena bisa jadi software atau program tersebut telah terinfeksi Virus, Trojan, maupun worm. Dan Selalu update antivirus teman-teman yang digunakan dalam computer.
 

Oiya tidak semua trojan terdeteksi antivirus lho, solusinya instal juga Antitrojan di computer teman-teman untuk melindungi computer dari serangan-serangan program jahat.

Tahun 2050 Tidak Ada Lagi Mobil di Dataran Eropa

Uni Eropa membuat gebrakan. Mereka akan melarang mobil di London dan kota-kota lainnya di negara yang tergabung dalam Uni Eropa. Langkah ini diambil untuk mengurangi emisi 60 persen dalam 40 tahun ke depan. Komisi Uni Eropa kemarin meluncurkan rencana transportasi tunggal di wilayah Eropa.
Pemandangan kemacetan lalu lintas di Munich

Aplikasi 'Mata Mata' Pengawas Anak Anak di Facebook


Perusahaan keamanan Internet Check Point baru saja meluncurkan software yang memungkinkan orang tua mengawasi anak di Facebook tanpa lebih dulu menjadi 'teman,' (friend). Aplikasi ini berguna untuk memantau akun anak dari pengguna jahat hingga cyber bully.

Namanya adalah ZoneAlarm SocialGuard. Aplikasi ini akan memperingatkan orang tua tanpa harus mengintip semua posting, komentar, gambar video atau konten digital lain yang dibagi antara teman di situs.

KOTA YANG TERBUAT DARI BISKUIT


Internet dan Game Tak Bikin Gemuk

 
Menurut penelitian yang pernah dilakukan, disimpulkan bahwa tingkat obesitas di kalangan anak-anak yang memainkan video game dan doyan menonton televisi lebih tinggi dibanding mereka yang tidak bermain video game.

Namun pada penelitian terbaru yang dilakukan tim asal Michigan State University, Amerika Serikat, yang dipublikasikan di Journal of Computers in Human Behaviour, ternyata memainkan video game dan berlama-lama menjelajah internet tidak ada hubungannya dengan anak-anak menjadi gemuk.

Dikutip dari New Scientist, 28 April 2011, pada penelitian, sebanyak 482 anak berusia 12 tahun dikumpulkan. Selama tiga tahun, anak-anak dan orang tua mereka disurvey sebanyak enam kali. Dalam kurun waktu tersebut, partisipan diminta untuk menjawab pertanyaan seputar penggunaan ponsel, internet, dan bermain video game.

Peneliti kemudian mencatat nilai hasil ujian, tinggi, berat, kondisi sosio ekonomi dan juga faktor ras lalu mengukur kemampuan matematika, visual, dan membaca anak-anak tersebut.

Hasilnya, ditemukan bahwa, video game sama seperti internet dan penggunaan ponsel, bukan merupakan faktor yang mempengaruhi berat ataupun body-mass-index (BMI). Justru, faktor yang mempengaruhi itu adalah ras, usia, dan status sosio ekonomi.

Bermain game juga meningkatkan kemampuan visual spasial anak-anak. Mereka yang banyak menjelajah Internet juga memiliki kemampuan baca yang lebih baik. Meski demikian, kebiasaan itu bisa mempengaruhi nilai mereka di sekolah dan cenderung menurunkan rasa kepercayaan diri.

Sumber

Buku Tamu